NEWS

FESTIVAL FUNDARISER 2023

By TFI Student Committee (TFISC) • December 10, 2023

“Nawasena Winala Indonesia”

Pada hari Jumat, 8 Desember 2023 pukul 13.00 WIB Teach For Indonesia Student Community (TFISC) telah melaksanakan acara Festival Fundraiser 2023 pada Auditorium Universitas Bina Nusantara Kampus Anggrek yang diselenggarakan secara Hybrid. Kegiatan Festival Fundraising ini mengajak banyak orang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan berbuat kebaikan terhadap saudara-saudari kita yang membutuhkan. Pada kegiatan Festival Fundraiser 2023 ini, kami mengadakan berbagai macam penampilan dan melakukan pengumpulan donasi yang akan diberikan kepada pihak SAAJA (Sekolah Alternatif Anak Jalanan).

Festival Fundraiser 2023 ini mengangkat tema yaitu “Nawasena Winala Indonesia” yang menceritakan tentang keindahan budaya dan tradisi di setiap pulau besar yang ada di  Indonesia. Melalui acara ini, mahasiswa dapat meningkatkan kepedulian kepada masyarakat sekitar terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.

Acara dimulai pada jam 13.00 dan dibuka dengan penampilan oleh PSYDANCE yang terdiri atas 3 mahasiswi studi psikologi yang membawakan tarian modern. Selama penampilan, para audiens takjub dengan kemampuan menari mereka. Setelah pembukaan tari dari PSYDANCE, acara dipimpin oleh kedua MC yaitu Tsana dan Angelin Marsella dengan meriah yang kemudian memberikan kesempatan kepada Ketua Umum TFISC yaitu Young Dy Lika dan juga Natasya Andini selaku Project Manager acara. Setelah selesai sambutan dari ketua umum TFISC dan project manager acara, MC melanjutkan acara dengan menjelaskan mengenai donasi yang sedang digalang selama acara.

Setelah itu dilanjutkan penampilan dari UKM Band BINUS yang membawakan 2 lagu modern, yaitu “As It Was” dan “Disco Yes”. Lalu dilanjutkan kembali oleh bincang-bincang yang dipandu oleh MC yang menjelaskan tema acara dan memperkenalkan pulau Sumatera sebagai pulau pertama yang dijadikan destinasi virtual tour

Sembari menampilkan pawai baju daerah khas Sumatera oleh Modelling Club BINUS, terdapat lagu “Soleram” yang dinyanyikan langsung oleh Rei Mangkona untuk mengiringi pawai baju daerah. Setelah penampilan dari Modelling Club BINUS dan juga Rei Mangkona, ditayangkan storytelling oleh Natasya Andini mengenai pengenalan budaya dari pulau Sumatera, yaitu budaya pembagian harta di Suku Minangkabau dan fakta dan sejarah dari Tari Saman.

Setelahnya, MC memperkenalkan pulau Kalimantan sebagai destinasi kedua dalam virtual tour. Diiringi lagu adat khas Kalimantan, Modelling Club BINUS kembali menampilkan pawai baju daerah khas Kalimantan. Setelah penampilan, kembali ditayangkan pengenalan budaya pulau Kalimantan, seperti Belian Bawo yang merupakan pengobatan khas Suku Dayak dan Tari Hudoq yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Acara selanjutnya merupakan penampilan dari Guest Star acara Festival Fundraising 2023, yaitu Michael Rickard yang membawakan 3 lagu self-produced, yaitu “Stop Dreaming”, “Better Off This Way”, dan “Back and Forth”. Fun fact, Guest Star dari Festival Fundraising 2023 sendiri berasal dari pulau Sumatera, lho!

Setelah penampilan dari Michael Rickard, acara selanjutnya merupakan kelanjutan virtual tour ke pulau Jawa, yaitu pulau terpadat di Indonesia. Setelah pertunjukan pawai baju daerah oleh Modelling Club BINUS dengan iring-iringan lagu “Gundul Pacul”, ditayangkan storytelling mengenai keunikan budaya pulau Jawa. Diperkenalkan salah satu tempat wisata terkenal di pulau Jawa, yaitu Candi Borobudur yang merupakan salah satu candi peninggalan agama Buddha, Tari Serimpi yang berasal dari keraton, dan Lagu Kicir-Kicir yang merupakan lagu daerah asal Jakarta. 

Tak berhenti di pulau Jawa, MC memperkenalkan pulau Sulawesi sebagai pulau yang akan menjadi destinasi selanjutnya dalam virtual tour. Diiringi lagu “Angin Mammiri” asal Makassar, Modelling Club BINUS kembali menampilkan baju daerah asal Sulawesi. Setelahnya, storytelling oleh Natasya Andini memperkenalkan suku Toraja sebagai suku yang memiliki adat dan tradisi yang cukup unik, Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara, dan Tari Mappadendang yang merupakan budaya dari suku Bugis.

Setelah menyaksikan virtual tour dan storytelling dari empat pulau di Indonesia, MC memberikan lima pertanyaan kepada audiens terkait dengan fakta-fakta atau budaya yang telah ditampilkan sebelumnya. Pada pertanyaan terakhir, MC baru memperkenalkan pulau Papua sebagai pulau terakhir yang akan dikunjungi lewat virtual tour.

Pada virtual tour ke pulau Papua, Modelling Club BINUS mempersembahkan pawai baju daerah terakhir yang diiringi dengan lagu “Sajojo”. Setelahnya, terdapat storytelling yang memperkenalkan budaya atau keunikan pulau Papua, salah satunya adalah Tradisi Ararem, Tradisi Iki Palek, dan Tas Noken sebagai warisan budaya yang ditetapkan oleh UNESCO.

Acara selanjutnya ialah penyerahan hasil donasi yang telah dikumpulkan selama 2 minggu sebelum acara diadakan hingga ketika acara sedang berlangsung kepada pihak SAAJA. Harapannya, semoga hasil donasi yang telah dikumpulkan dan diberikan kepada pihak SAAJA dapat bermanfaat untuk kedepannya. Setelah penyerahan hasil donasi dilakukan oleh Natasya Andini selaku Project Manager dari Festival Fundraising 2023 kepada perwakilan dari pihak SAAJA, terdapat penampilan dari anak-anak SAAJA yang menampilkan tarian yang diiringi oleh lagu “Setinggi Langit”.

Dengan penampilan anak-anak SAAJA sebagai penampilan terakhir, sampailah Festival Fundraising 2023 di penghujung acara. Tak lupa, panitia telah melakukan dokumentasi bersama seluruh audiens tanpa terkecuali dan berterima kasih kepada para audiens yang telah hadir baik di Auditorium, maupun secara online melalui Zoom dan membantu menyukseskan acara Festival Fundraising 2023 dengan melakukan donasi yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dana tersebut.

Dengan ini, acara kegiatan Festival Fundraising 2023 dengan tema “Nawasena Winala Nusantara” telah mencapai tujuannya, yaitu untuk mengajak banyak orang dalam berbuat kebaikan terhadap saudara-saudari kita yang membutuhkan dengan melakukan pengumpulan donasi dan juga memberikan pertunjukan budaya melalui pawai baju daerah dan virtual tour untuk memperkenalkan budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia.  

Terima kasih, sampai jumpa pada Festival Fundraiser selanjutnya.