ARTICLE

Perhitungan Indeks Prestasi Semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (GPS and GPA Calculation)

By Business Management - BINUS Online Learning (BOL) • December 4, 2023

Sistem Penilaian (Grading System)

Sistem penilaian di perguruan tinggi menggunakan cara perhitungan yang berbeda di level sebelumnya. Keberhasilan (Lulus/Tidak Lulus) seorang mahasiswa dalam sebuah mata kuliah ditentukan oleh Grade yang digambarkan dalam bentuk huruf yang akan menunjukkan bobot nilai tertentu.

Klasifikasi penilaian dari suatu mata kuliah di Binus University dapat dilihat melalui tabel terlampir :

Nilai Rentang Nilai Bobot
A 90 – 100 4
A- 85 – 89 3.67
B+ 80 – 84 3.33
B 75 – 79 3
B- 70 – 74 2.5
C 65 – 69 2
D 50 – 64 1
E* 0 – 49 0
F* · Tidak hadir/mengumpulkan tugas/project  saat Ujian Akhir Semester

· Tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester karena tidak memenuhi persyaratan kehadiran

Setiap mata kuliah yang dijalani oleh mahasiswa akan memiliki persyaratan minimal untuk bisa lulus sesuai dengan distribusi kurikulum dari angkatan serta program/program studi yang diambil. Capaian inilah yang nantinya akan menjadi gambaran hasil prestasi mahasiswa baik dalam setiap semester yang dijalani dan juga capaian dari awal perkuliahan hingga nantinya lulus. Capaian hasil studi ini ditunjukkan dalam bentuk angka/indeks dengan skala  0.00  sampai dengan 4.00. Indeks prestasi ini terbagi menjadi Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

 

Grading system in university doesn’t use the same calculation in preceding education level. Success of study (Pass/Fail) in a course is determined by Grade which is depicted in the form of letter that indicates a particular weight.

The grading classification of a course at Binus University can be seen in the following table:

Grade Score Range Weight
A 90 – 100 4
A- 85 – 89 3.67
B+ 80 – 84 3.33
B 75 – 79 3
B- 70 – 74 2.5
C 65 – 69 2
D 50 – 64 1
E* 0 – 49 0
F* · Student does not attend/ submit task/project on Final Exam

· Student does not join Final Exam because they had not fulfilled the required conditions

Each course taken by students will have minimum requirements to be able to graduate in accordance with the curriculum distribution of the class and the program/study program taken. This achievement will later represent the student’s achievement results both in each semester they undertake and their achievement from the start of their study until they graduate. The results of this study are shown in the form of numbers/indices on a scale of 0.00 to 4.00. This achievement index is divided into Grade Point Semester (GPS) and Grade Point Average (GPA).

 

Apa yang dimaksud dengan IPS dan IPK?

Indeks Prestasi Semester merupakan angka yang menunjukkan hasil dari  capaian seorang mahasiswa dalam satu semester. IPS ini menggambarkan hasil belajar seorang mahasiswa di semester yang sudah ditempuhnya, sementara Indeks Prestasi Kumulatif adalah angka yang menunjukkan prestasi akademik mahasiswa selama menjalani program pembelajaran selama berkuliah. Apabila IPS memperhitungkan seluruh mata kuliah yang diambil baik lulus maupun tidak lulus maka IPK memperhitungkan mata kuliah sudah lulus saja dari semester pertama sampai dengan semester terakhir yang ditempuh.

 

What do GPS and GPA mean?

Grade Point Semester is a number that shows the results of a student’s achievement in one semester. GPS describes a student’s learning result in the current semester, while the Grade Point Average is a number that shows a student’s academic achievement during their study in the university.

 

Bagaimana cara menghitung Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Indeks Prestasi Semester (IPS) dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh mata kuliah yang diambil dikalikan dengan  bobot nilai di bagi dengan seluruh SKS yang diambil di semester tersebut. Sebagai ilustrasi perhitungan Indeks Prestasi Semester (IPS) ini adalah sebagai berikut :

Sementara Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh nilai mata kuliah yang lulus dikali bobot dari mata kuliah tersebut dibagi dengan seluruh jumlah SKS yang lulus. Apabila IPS memperhitungkan seluruh capaian dalam 1 semester maka IPK memperhitungkan seluruh mata kuliah yang sudah lulus mulai dari semester 1 sampai dengan semester yang sedang ditempuh oleh seorang mahasiswa.  Perhitungan Indeks Prestasi

Kumulatif dapat dikalkulasi melalui penghitungan berikut :

Contoh perhitunganIPS dan IPK :

 

Mahasiswa A jurusan Teknik Informatika  semester 2 memiliki paket 6 mata kuliah dengan total sks yang diambil adalah  sebanyak 20 sks di masing-masing semester  dengan hasil capaian sebagai berikut :

Semester 1 :

No Mata Kuliah SKS Nilai Bobot Total
1. Introduction to Management and Business 4 A 4 16
2. Business Mathematics 2 B+ 3.33 13.32
3. Marketing Management 4 B 3 12
4. Business Ethics and Sustainability 6 B 3 18
5. Management Information Systems for Leader 4 A- 3,67 14.68
Total SCU 20 72

Semester 2 :

No Mata Kuliah SKS Nilai Bobot Total
1. Character Building : Kewarganegaraan 2 A 4 8
2. Accounting for Business 4 B 2.5 15
3. Human Resources Management 4 C 2 8
4. Business Economics 4 B+ 3.33 6.66
5. Operations Management 4 B 3 12
6. Indonesia 2 A- 3.67 7.34
Total SCU 20 57

 

Berdasarkan ilustrasi tersebut maka perhitungan IPS dan IPK  mahasiswa A  di semester 1  adalah :

Indeks Prestasi Semester1 adalah  (76*34)/20 = 3.367

Indeks Prestasi Kumulatif di semester  1  adalah 72 : 20 = 3.60

Indeks Prestasi Semester 2 adalah  57 : 20 = 2.85

Indeks Prestasi Kumulatif di semester  2  adalah (67.34+57)/(20+20) = 124,34 : 40  = 3.08

 

How to Calculate GPS and GPA?

Grade Point Semester (GPS) is calculated by adding up all the courses taken, multiplied by the weight, divided by all the credits taken in that semester. As an illustration, the calculation of the Grade Point Semester (GPS) is as follows:

On the other hand, GPA is calculated by adding all grades of courses you have passed, multiplied by the weights of those respective courses, divided all the credits of those courses.

If GPS takes into account all achievements in 1 semester, the GPA takes into account all courses that have been passed starting from semester 1 to the semester a student is currently taking. GPA can be calculated using the following calculation:

Example of GPA & GPS Calculation:

Student A majoring in Informatics Engineering, semester 2, has a package of 6 courses with a total of 20 credits taken in each semester with the following results:

1st Semester:

No Courses Credits Grade Weight Total
1. Introduction to Management and Business 4 A 4 16
2. Business Mathematics 2 B+ 3.33 13.32
3. Marketing Management 4 B 3 12
4. Business Ethics and Sustainability 6 B 3 18
5. Management Information Systems for Leader 4 A- 3,67 14.68
Total SCU 20 72

2nd Semester:

No Courses Credits Grade Weight Total
1. Character Building : Kewarganegaraan 2 A 4 8
2. Accounting for Business 4 B 2.5 15
3. Human Resources Management 4 C 2 8
4. Business Economics 4 B+ 3.33 6.66
5. Operations Management 4 B 3 12
6. Indonesia 2 A- 3.67 7.34
Total SCU 20 57

 

Based on this illustration, the calculation of student A’s GPS and GPA in semester 1 is
GPS of 1st Semester is (76*34)/20 = 3.367      

GPA of 1st Semester is 72 : 20 = 3.60

GPS of 2nd Semester is 57 : 20 = 2.85

GPA of 2nd Semester is (67.34+57)/(20+20) = 124,34 : 40  = 3.08

 

Mengapa mahasiswa perlu mengetahui IPS dan IPK?

Mahasiswa perlu untuk mengetahui Indeks Prestasi Semester maupun Kumulatifnya sebagai salah satu proses untuk melakukan evaluasi terhadap pencapaian yang sudah diraih selama berkuliah. IPS dan IPK menunjukkan bentuk tanggung jawab dari seorang mahasiswa terhadap pilihan studi yang diambil. Indeks ini juga merefleksikan proses belajar yang sudah dilalui oleh seorang mahasiswa baik setiap semester maupun selama berkuliah di perguruan tinggi. Dengan megetahui Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Hal ini juga dapat membantu kita untuk dapat mengetahui standar yang ditetapkan baik untuk target pribadi atau standar perusahaan, kelanjutan studi, program beasiswa, persyaratan untuk program enrichment, dll. Selain itu IPK juga akan berpengaruh pada status kelulusan seorang mahasiswa pada saat di wisuda nantinya. Terlampir adalah status kelulusan yang dibagi berdasarkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa :

Predikat Kelulusan Rentang IPK Keterangan
Summa Cum Laude 3,91-4,00 · Lulus Tepat Waktu

· Min. B untuk semua mata kuliah tanpa mengulang

· Tepat waktu dalam pengumpulan softcover dan hardcover

 

Magna Cum Laude 3,76-3,90
Cum Laude 3,51-3,75
High Merit >3,00 Lulus Tepat Waktu

 

Why Students Must Understand about GPS/GPA?

Student needs to know their GPS and GPA as a process to evaluate their achievements during their study. GPS and GPA represent the responsibility on their study. GPS and GPA also reflect their learning process, both in that respective semester and throughout their study.

By knowing Grade Point Semester (GPS_ and Grade Point Average (GPA), student may determine the standard for their own personal target or standard of company, further study, scholarship program, requirement for enrichment, etc.  On the other hand, GPA would also affect the graduate predicate during graduation. This following table shows the graduation predicate based on GPA:

Graduate Predicate Range of GPA Description
Summa Cum Laude 3,91-4,00 · Graduate on time

· Min. B for all courses without any retake

· On time in submitting softcover dan hardcover

 

Magna Cum Laude 3,76-3,90
Cum Laude 3,51-3,75
High Merit >3,00 Graduate on time

 

The post Perhitungan Indeks Prestasi Semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (GPS and GPA Calculation) appeared first on BINUS Online.